Saturday, 24 August 2013

Seberapa Pentingkah Helm Bagi Anda?...(Parts 2 - end)

Hellow Lads,

Mumpung lagi bisa ngetik hehe, KBY mau update lanjutan pentingnya Helm buat kita semua...
Seperti yang sudah dibahas sebelumnya, bahwa helm itu sejatinya sangat penting untuk keamanan dan kenyamanan kita, lebih tepatnya lagi demi keselamatan kita.

Ada banyak helm yang sudah memenuhi standar Internasional, seperti DOT dan SNELL  an konon SNI pun sudah. Berikut info tambahan yang saya dapatkan dari Blognya om EdoRus, pinjam ya om Edo...


"SNI bak pedang bermata dua. Satu sisi untuk melindungi keselamatan pemotor. Helm yang berkualitas dan pemakaian yang benar diyakini mampu mereduksi fatalitas buruk akibat benturan di kepala. Sedangkan di sisi lain, SNI memproteksi industri domestik dari serbuan produk serupa yang tak memenuhi standar tersebut.
Di kalangan internasional dikenal beberapa macam standardisasi helm. Standard tersebut ada yang wajib dan ada yang tidak wajib. Untuk standard yang wajib di antaranya adalah DOT (Amerika Serikat), E2205 (Eropa), dan AS/NZ 1698 (Australia).
Sedangkan yang tidak wajib adalah Snell (Snell Foundation) dan BSI (United Kingdom).Selain itu ada juga standard sesuai Negara tertentu seperti SNI (Indonesia), SRIM (Malaysia), dan KS Standard (Korea Selatan)."
 lebih lengkapnya di http://edorusyanto.wordpress.com/2012/07/21/yuk-kenali-kode-standard-helm/

Tapi KBY tidak akan membahas lebih lanjut soal Kode-Kodean hehehe, biarlah Blogger yang lebih paham dan ahli yang membahasnya (atau tepatnya blogger yang bukan kuli kek KBY wkwkwk). KBY akan membahas pilihan helm dari sisi KBY dan seberapa pentingnya pemilihan helm tersebut buat KBY.

Kita sudah tau, begitu buanyaakk merk helm di Indonesia saat ini, di artikel sebelumnya disebut saja merk KYT, NHK, MDS, HIU, INK, Zeus, Alice, Caberg Lokal yang jiplak habis Caberg Italy namanya  sampai dengan Nolan, AGV, Shoei, ARAI, Airoh, HJC, NEXX dan KBC, Caberg, Schubert dll.

Jika bicara merk, favorit utama saya adalah SHOEI dan ARAI, dan sialnya, dua merek favorit itu yang sampai saat ini belum pernah kebeli karena harganya yang mahiillll (kalau gak mau disebut operprettt) hehehe.

So ... gimana caranya pengen punya Helm Branded tapi tidak sampai bikin dapur berhenti ngebul? KBY punya trik sendiri yang boleh-boleh saja lads mau memakai trik tersebut atau tidak karena KBY hanya sharing dan tidak mengarahkan hehehehe..

1. Beli seken yang masih gress, emang ada? eh jangan salah, banyak temen2 kita yang rejekinya lebih baik dari kita itu bosenan loh hehehe...silakan pantau website yang jual barang seken yaaa...pastiin jangan terlalu lama, ya maksimal 6 bulan lah dan jarang dipakai.
2. Beli merk yang namanya belum terlalu terkenal atau settled tapi kualitasnya mendekati atau sama. Misal sejauh yang KBY tau ya, AIROH, (Italy) KBC (USA), HJC (USA). Tentunya tipenya disesuaikan kantong kita juga. Yang KBY tau, helm full face tipe standar dengan kualitas Internasional yang terjangkau itu saat ini dipegang KBC, harga sekitar 500-700rb, kedua dipegang Airoh sekitar 900rb.                 
3. Ingin yg tipe flagship yang mengandung semacam karbon kevlar seperti yg dipakai di MotogGP tapi bujet terbatas? Jangan takut, memang kalo bicara merk settled seperti ARAI, SHOEI, AGV, NOLAN/XLITE apalagi Schubert, harganya out of reach...nah merk-merk seperti Airoh dan HJC lah yang 'masih masuk akal'...replika MotoGP paling mahal setau KBy hanya dibanderol tidak sampai 5 juta, coba bandingkan dengan merk AGV atau Arai misalnya, sudah bermain di angka 8 juta ke atas...woooww.
 Itu trik yang KBY punya lads. Dengan bujet yg masih masuk akal, bisa mendapatkan helm replika kualitas MotoGP yang perhitungan desainnya tidak main-main. Perlu dicatat, replika disini bukan berarti jiplak desainnya saja, tapi semua kualitas material dan pembuatan sama dengan yg dipakai oleh pembalap MotoGP. Misal HJC Replika Jorge Lorenzo, tentunya yg dijual bebas pasti replika, kan yang aslinya dipakai Jorge hehehe.
 Berbeda dengan replika atau jiplakan yang beredar niru-niru merek lain, harus hati hati karena material dan uji cobanya bisa berbeda banget. Soal jiplak sih negara kita salah satu paling jago deh, tapi kualitas nanti dulu, memang tidak semua jelek, karena karya anak bangsa juga banyak yang bagus. Tapi buat helm sih menurut KBY tar dulu, itu pelindung kepala loh..piranti keselamatan hendaknya tidak main-main.
 Jadi buat KBY, kualitas adalah yang utama, dan hampir selalu dipastikan, merk identik dengan kualitas. Pengalaman buruk KBY dengan helm lokal saat SMA dulu membuat KBY tidak main main akan piranti ini. Mending nabung dan dapat helm branded yang jelas sudah terbukti dan diakui kualitasnya. Helm branded buat KBY mempunyai 2 fungsi, yang pertama jelas menjadi ultimate protection, yang kedua ya gaya/kasta. Ada rasa bangga/pride saat memakainya. So...jika lads adalah rider dengan motor seharga 18 juta ke atas, menurut KBY menyisihkan 5% untuk helm masih wajar kok :)

Helm pilihan KBY saat ini adalah Airoh Miro XRP High Visibility tipe flipped up atau disebut juga open face dengan standarisasi eropa E2205 (yang sialnya desainnya dicontek plek plek sama merk lokal). Pertimbangannya agar masih bisa merasakan udara segar saat dibutuhkan, namun sekaligus aman saat diturunkan menjadi full face saat high speed. Selain itu harganya masih terjangkau buat KBY dengan merk kelas dunia dan standar proteksi tinggi. Jadi, gaya sekaligus aman, kenapa tidak? :)

 ciluk baaaa... hehhe

next...KBY akan bahas pro dan kontra dari standarisasi SNI.



issued by KBY powered by heart :D

4 comments:

Riska Prastyawan said...

saya cukup INK saja, hehe

http://otoradians.blogspot.com/2013/08/tips-merawat-cat-mobil-warna-hitam.html?m=1

Yogas Erlangga said...

hehehe..bebas om..sing penting ojo jotoz jotozan yooo... #eh..

makasi dah mampir ya...

Sulistiyan Wijaya said...

kebanyakan orang terutama anak alay yang katanya biar keliatan ganteng ga usah pake helm.. kaya yang punya nyawa 9 aja

http://kusuma11wijaya.wordpress.com/2013/08/26/apakah-kenaikan-ppnbm-berpengaruh-terhadap-pasar-mobil-cbu-juga/

Yogas Erlangga said...

jangan jangan emang keturunan kucing om itu alaynya..jd punya 9 nyawa wkwkwkk...

thanks udah sudi mampir om...